Tampilkan postingan dengan label MY STORY. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label MY STORY. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 07 November 2015

good song

Assalamualaikum,
rasanya saya sudah mulai menyukai menulis, hai kalian coba deh denger lagu ini https://www.youtube.com/watch?v=IauK_C3F3OA
Kalian pasti kembali flashback betapa keras dan gigih pejuangan Rosulullah untuk umatnya.

Minggu, 25 Oktober 2015

Don't ever complain

Assalamualaikum
Selamat malam karena disini waktu menujukkan waktu 6.43 WIB. 2 hari ini sudah begitu banyak pelajaran yang saya peroleh dari orang-orang sekitar kita. Tak ada guna seseorang menjadi sombong dengan yang dimiliki, apapun bentuknya ilmu, pengalaman, pekerjaan, harta, suami (jika sudah punya) hihi 
Sejenak saya pernah berpikir, apa yang bisa dibanggain dari diri saya, Cantik? standart  (hanya ibuku saja yang bilang saya cantik, secara saya hanya anak satu-satunya). Sering sekali saya menggerutu pekerjaan ini itu beratlah, kenapa saya ndag dilahirkan dari anak seorang pejabat (astaghfirullah)  sekaarng saya malah bilang Alhamdulillah. Alhamdulillah saya dibesarkan ditengah keluarga yang paham dan menjunjung tinggi agama, Alhamdulillah ibu saya dulu suku marah karena saya ndag mau masuk TPQ (itu tuh tempat baca Alqur'an) Alhamdulillah saya sekarang bisa baca Alquran lancar dan semoga tajwidnya benerlah. Ada tapinya juga nih. Apa ada ya suami yang nyari istrinya dari pintar baca alqurannya saja? nah ini nih yang bikin sukar dan suka jadi the LOSER. Kalau sudah level ini bahaya. Saya suka merasa minder. Semuanya serba kurang dimata saya. Manusia ya Allah maapin ya. Astaghfirullah. gak boleh ya kawan jangan jadi seperti saya saat ini. Tapi saya menulis ini saya sudah move on dan menjadi the WINNER.
Kenapa sih kita butuh pengakuan dari orang lain? nah itu yang salah. Kita sering ( heheh sebenarnya saya sendiri sih) lupa bahwa penghargaan terbaik itu ya dari ALLAH. Coba deh renungkan kalau penghargaan dari mulut manusia mah kadang hanya bertahan sebentar, tapi kalau penghargaan dari Allah kita akan dimuliakan oleh Allah. Bayangin sob SURGA (saya sambil typing juga bayangin kehebatan SURGA). Jadi untuk pembaca saya yang masih SMP jangan pernah deh complain dengan segala kekuranagn yang kalian miliki, Allah itu menciptakan berpasangan jadi ada kekurangan dan ada kelebihan. Temukan kelebihan kalian yang orang lain belum tentu punya. Saya nih saya sekarnag bangga dengan kemmapuan baca Alquran saya. hehe ya walaupun ada yang bilang biasa. Mereka tidak tahu saja saya sudah sampai tingkat propinsi juara 1 tartil lho (bukannya riya' tapi saya bangga mengingat moment itu). cerita dikit nih waktu itu saya dapat hadiah tabanas sebesar 300 ribu rupiah dan saya ingat betul saya belikan kopyah untuk bapak duh mewek lagi duh bapak itu segalanya deh sampai anaknya besar begini beliau masih kerja keras dan masih tetap dengan misi mulianya membahagikan kami berdua saya dan ibuk tentunya tuh kan mewek lagi. Meskipun dari segi harta kami bukan dari golongan orang yang berlebihan tapi kami bangga dengan status "cukup" yang kami berikan sendiri untuk keluarga kecil kami. disetiap doa kami insyaAllah selalu terselip " YA ALLAH  BERIKAN KAMI KECUKUPAN HARTA UNTUK BEKAL IBADAH". oKe intinya ngeluh itu pekerjaan paling gak penting dan tidak menghasilkan uang.

sudah dulu ah, sampai disini aja. THE END

Selasa, 19 April 2011

Hikmah sedekah

KEMATIAN BISA DIUNDUR
Kematian memang udah di tangan Allah, namun ternyata kematian dapat di undur denagn cara sedekah yang kita lakukan , dan kepedulian kita terhadap orang lain.
SUATU hari, Malaikat Kematian mendatangi Nabiyallah Ibrahim, dan bertanya, “Siapa anak muda yang tadi mendatangimu wahai Ibrahim?”
“Yang anak muda tadi maksudnya?” tanya Ibrahim. “Itu sahabat sekaligus muridku.”
“Ada apa dia datang menemuimu?”
“Dia menyampaikan bahwa dia akan melangsungkan pernikahannya besok pagi.”
“Wahai Ibrahim, sayang sekali, umur anak itu tidak akan sampai besok pagi.” Habis berkata seperti itu, Malaikat Kematian pergi meninggalkan Nabiyallah Ibrahim. Hampir saja Nabiyallah Ibrahim tergerak untuk rriemberitahu anak muda tersebut, untuk menyegerakan pernikahannya malam ini, dan memberitahu tentang kematian anak muda itu besok. Tapi langkahnya terhenti. Nabiyallah Ibrahim memilih kematian tetap menjadi rahasia Allah.
Esok paginya, Nabiyallah Ibrahim ternyata melihat dan menyaksikan bahwa anak muda tersebut tetap bisa melangsungkan pernikahannya.
Hari berganti hari, minggu berganti minggu, bulan berganti bulan, dan tahun berganti tahun, Nabiyallah Ibrahim malah melihat anak muda ini panjang umurnya.
Hingga usia anak muda ini 70 tahun, Nabiyallah Ibrahim bertanya kepada Malaikat Kematian, apakah dia berbohong tempo hari sewaktu menyampaikan bahwa anak muda itu umurnya tidak akan sampai besok pagi? Malaikat Kematian menjawab bahwa dirinya memang akan mencabut nyawa anak muda tersebut, tapi Allah menahannya.
“Apa gerangan yang membuat Allah menahan tanganmu untuk tidak mencabut nyawa anak muda tersebut, dulu?”
“Wahai Ibrahim, di malam menjelang pernikahannya, anak muda tersebut menyedekahkan separuh dari kekayaannya. Dan ini yang membuat Allah memutuskan untuk memanjangkan umur anak muda tersebut, hingga engkau masih melihatnya hidup.”
Kematian memang di tangan Allah. justru itu, memajukan dan memundurkan kematian adalah hak Allah. Dan Allah memberitahu lewat kalam Rasul-Nya, Muhammad shalla `alaih bahwa sedekah itu bisa memanjangkan umur. jadi, bila disebut bahwa ada sesuatu yang bisa menunda kematian, itu adalah…sedekah.
Maka, tengoklah kanan-kiri Anda, lihat-lihatlah sekeliling Anda. Bila Anda menemukan ada satu-dua kesusahan tergelar. maka sesungguhnya Andalah yang butuh pertolongan. Karena siapa tahu kesusahan itu digelar Allah untuk memperpanjang umur Anda. Tinggal apakah Anda bersedia menolongnya atau tidak. Bila bersedia, maka kemungkinan besar memang Allah akan memanjangkan umur Anda.
Saudara-saudaraku sekalian, tidak ada seorang pun yang mengetahui kapan ajalnya akan sampai. Dan, tidak seseorangpun yang mengetahui dalam kondisi apa ajalnya tiba. Maka mengeluarkan sedekah bukan saja akan memperpanjang umur, melainkan juga memungkinkan kita meninggal dalam keadaan baik. Bukankah sedekah akan mengundang cintanya Allah? Sedangkan kalau seseorang sudah dicintai oleh Allah, maka tidak ada masalahnya yang tidak diselesaikan, tidak ada keinginannya yang tidak dikabulkan, tidak ada dosanya yang tidak diampunkan, dan tidak ada nyawa yang dicabut dalam keadaan husnul khatimah.
Mudah-mudahan Allah berkenan memperpanjang umur, sehingga kita semua berkesempatan untuk mengejar ampunan Allah dan mengubah segala kelakuan kita, sambil mempersiapkan kematian datang.
Sampai ketemu di pembahasan berikutnya. Insya Allah, kita masih membahas “sedikit tentang menunda umur, tapi kaitannya dengan kesulitan-kesulitan hidup yang kita hadapi “.
“Dan Dialah yang menidurkan kamu di malam hari dan Dia mengetahui apa yang kamu kerjakan di siang hari, kemudian Dia membangunkan kamu pada siang hari untuk disempurnakan umur yang telah ditentukan, kemudian kepada Allah-lah kamu kembali, lalu Dia memberitahukan kepadamu apa yang dahulu kamu kerjakan” (An-Nisaa: 78)
( Oleh : Ust. Yusuf Mansur – Wisatahati )
terima kasih atas kunjungan kalian semua,semoga bermanfaat dan tetap berjuang dengan mimpi kalian